Duhai Pujangga Keindahan

ketika pertama aku melihatmu,
mataku langsung berhenti memandang.
Dunia seolah berhenti berputar
Dan hanya fokus ke arah dirimu saja.

Matamu yang bersinar dan rambutmu yang berkilau,
ditemani dengan senyum menawanmu yang memikat hati,
membuatku hanya bisa tertegun
dan menikmati keindahan dirimu

Tanpa sadar, doaku terucap:
Tuhan, terimakasih atas anugrah-Mu
Engkau menciptakan makhluk seindah dia
Izinkan aku dapat menikmatinya lebih lama lagi

Saat halte busway menjadi tempat,
tempat dimana mata kita beradu pandang
Atau saat aku melihatmu,
sibuk dengan telepon genggam-mu itu

Wahai keindahan,
terimakasih telah mewarnai hariku meski hanya setitik
dan terimakasih pula
untuk keindahan yang kau pancarkan

Tuhan telah mengabulkan doaku,
dan aku bersyukur akan hal itu
karena aku dapat melihat dan menikmatimu,
meski hanya sesaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s