Impian

Terkadang, ngiri ketika melihat orang sudah memiliki impiannya masing-masing. Baik dari impian yang sederhana, maupun big plan untuk mungkin sekitar 20-30 tahun ke depan. Iri dengan orang yang sepertinya sudah memiliki visi yang jelas untuk kemana dia akan melangkah kedepannya atau bahkan sudah memulai persiapan untuk mencapai visinya dari detik ini. Iri dengan orang yang terus melangkah maju dengan tujuan pasti, dan bahkan sudah paham persis arah dan tujuan hidupnya.

Sedangkan disini, ada aku. Aku yang bahkan belum yakin akan impianku yang pasti. Belum yakin dengan langkah yang akan kuambil untuk kehidupan. Yang lebih parah lagi, aku, bahkan ragu akan sebuah masa depan. Aneh bukan? Bingung, bahkan bimbang dengan masa depan. Ya, masa depan.

Apa itu sebenarnya impian? Sebuah visi dan misi hidup dari seorang individu yang wajib ada disetiap insan manusia? Atau mungkin impian hanya sekedar angan-angan kita yang tak akan pernah kita sampai. Toh ada yang pernah mengatakan : “selama mimpi masih gratis, tak ada salahnya untuk bermimpi bukan?” atau mungkin…. impian itu bagaikan tembok yang harus dipecah oleh setiap individu untuk benar-benar merdeka?

Jawaban dari pertanyaan diatas, mungkin bisa ditemukan di dalam diri masing-masing yang membaca. Tetapi, menurutku mimpi dan impian seseorang tidak akan bisa didiktekan oleh orang lain atau bahkan di doktrinasi dari orang lain.

 

-axel ct-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s