Melangkahi Bumi

Ketika kutatap langit biru
Disana terdapat banyak awan putih
Berjalan beriringan dan bersamaan
Atau bahkan bergandengan tangan secara diam-diam

Ketika angin sepoi-sepoi berhembus
Saat itu pulalah sang daun menyambut
Bergerak mengikuti kemana arah angin bertiup
Bagaikan kangen bertemu setelah lama tak jumpa

Ketika aku berjalan menyusuri pantai
Saat itu kulihat berjuta-juta pasir
Pasir yang selalu siap ketika laut datang
Menjemput mereka untuk bermain bersama di lautan

Tapi entah kenapa
Ketika kususuri jalan setapak
Tanah-tanah tampak tidak bahagia
Karena diriku merusak kebersamaan mereka

Kadang aku bermimpi
Mimpi dimana aku adalah lautan
Lautan yang terbentang luas
Yang menerima semuanya dengan penuh keberanian

Kadang pula aku berangan
Bahwa aku adalah langit biru
Langit yang menaungi setiap manusia
Langit yang tidak pernah lelah untuk melindungi

Pernah pula aku menggumam
Memiliki sahabat bagaikan daun merindukan angin
Berbagi keceriaan, canda tawa, dan kegembiraan
Menorehkan senyum ketika keduanya bertemu

Tapi, kembali lagi mimpi adalah mimpi
Ketika aku kembali ke dunia ini
Aku pun tersadar akan satu hal yang pasti
Aku, hanyalah seorang manusia yang menyusuri jalan setapak

-axel ct-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s