Superman v Batman

Mungkin beberapa orang udah ga asing lagi dengan judul film diatas. Ya, film tersebut emang dapat terbilang cukup baru karena memang baru muncul di bioskop-bioskop yang ada di Jakarta dan sekitarnya (maaf saya ga tau perkembangan film di daerah lain soalnya). Kebetulan baru-baru ini saya diajak nonton film tersebut bersama orang tua dan adik saya. Saya sendiri sebetulnya bukan tipe orang yang sangat antusias menonton film bioskop, terutama belakangan ini. Terbukti dari banyaknya film yang tidak saya tonton di bioskop karena berbagai macam alasan.

Nah, kebetulan karena saya tertarik melihat kedua superhero ini saling berhadapan, jadilah saya memutuskan untuk ikut menonton bersama film ini.

Saya akan semaksimal mungkin berusaha untuk tidak melakukan spoiler karena film ini terbilang baru. Dan yang saya ingin coba bagikan disini adalah apa yang saya dapat, bukan sinopsis ataupun rangkuman cerita dari film ini (psstt tau ga si batman sama superman akhirnya……).

Satu hal yang dapat saya simpulkan setelah menonton film tersebut adalah:

“Manusia tidak mungkin menjadi Tuhan. Sehebat dan sekuat apapun dia, manusia adalah manusia.”

Ya, ketika menonton film tersebut, bahkan dengan kehebatan dan kekuatan superman pun, pada akhirnya superman adalah manusia (terlepas asal muasal dia yang katanya dari planet diluar bumi jadi punya kekuatan super gitu). Sama halnya dengan batman, meskipun dibantu dengan kekayaan, teknologi, dan asistennya (iya, si alfred ituloh) tetap saja pada akhirnya batman adalah manusia biasa.

Kebetulan, kemarin (Jumat) adalah hari Jumat Agung; hari merayakan kematian Yesus Kristus (di kalender biasanya tertulis ‘wafat Isa Almasih’). Dan rasa-rasanya film “Batman v Superman” tersebut ‘masuk’ secara renungan saya pribadi. Dengan satu kutipan diatas, film tersebut membuka suatu sisi perenungan yang berbeda, dan itu hal yang amat sangat saya syukuri. Bukankah kepuasan manusia akan tinggi ketika ia mendapatkan suatu pencerahan? Pada akhirnya, renungan/kesimpulan yang saya dapat itulah yang cukup menaikkan nilai saya untuk film tersebut.

Baiklah, sebelum saya tergoda memberikan nilai dan spoiler, saya akan sudahi tulisan ini:)

Selamat berlibur bagi yang berlibur, Selamat ke gereja bagi yang akan menunaikan rangkaian ibadah menuju paskahnya (Tri Hari Sucinya), dan selamat berkumpul bersama significant othersnya.

P.S. Cocok sih film ini di rate 13+, kasian kan kalau anak kecil yang masih punya mimpi dan mengidolakan mereka harus melihat kedua jagoannya bertarung? Hehe

Salam,

 

-axel ct-

Mencoba Berbahasa Inggris

This poem is dedicated to anyone who still want to read it, anyone who enjoy it, and anyone who love it…

Some people say it’s love
Some people say it’s just being kind
Some people say it’s how to act appropriately
Some people say it’s just enjoying life

Me? I’m just sitting here
Looking at the night sky
And i find that the moon is watching me too
But I notice some sadness in her vision

Remember the time that…
Ah never mind,
I don’t think even the sun still remember
Even the rain can’t even remember anymore

Do you remember?
When we hold our hand together
When we form some bond,
that only the two of us is remember?

Don’t worry.
I’m not here to make you remember
Once again,
I’m just sitting here with the moon

When people used to envy to us
When people used to (not really) try to seperate us
When people…..
Too many ‘when people’ moment you know

You are one of my treasure,
and it never change
at least until now
Because i seems to forget,
About how can i forget you completely

 

-axel ct-

Publikasi

“xel, punya blog kok disimpen sendiri? Gaada niat buat ditampilin gitu? Atau diseriusin?”

Ya, itulah kadang menjadi isi pikiran saya ketika saya kembali membuka halaman blog pribadi ini. Memang kenyataannya, yang tahu betul bahwa saya punya halaman blog ini hampir dapat dikatakan tidak ada. Memang saya sempat memberikan alamat rujukan ke blog ini, namun saya sangsi orang-orang yang saya berikan akses tersebut toh kenyataannya masih aktif melihat blog ini. Tapi sokay, it’s not a big deal:)

Kenapa awalnya mau nulis blog ini? Sebenernya memang dari awal ga berniat untuk mempublikasikan blog ini ke khalayak luas sih. Blog ini pada akhirnya cuma random thought dari pribadi seorang pemilik blog ini. Nothing more. Dan yang namanya random thought ya emang se-random itu. Mulai dari cuma sekedar lirik lagu, puisi-puisi ala-ala yang gabisa dibandingin sama puitis terkenal, pikiran pribadi, sampai kadang curahan hati.

Terus buat apa ngeblog xel? Balik lagi sih, blog kan sebenernya cuma sebuah sarana aja. Kalau lagi pengen nulis, ya kesini. Kalau lagi sok-sok puitis, ya kesini. Bahkan kalau lagi sendu dan gatau mau ngapain, bawaannya ya kesini lagi haha.. Sebenernya ini tujuan ketika awal bikin blog ini sih, yaitu ya minimal kalau udah berumur dan mati nanti terus ada yang nemuin blog ini, harapannya ngeliat sisi lain dari si penulis lah haha. Ya itupun kalau ketemu sih blognya. (Maklum udah pernah iseng mencari di google dan tidak ketemu. Setengah seneng dan setengah sedih sih)

Nah sekarang kenapa nulis? Haha :’) di momen ini emang lagi pengen banget nulis. Entah cuma sekadar tulisan gajelas atau sampai berbobot. Ya mungkin sedang ada di tahap terakhir di paragraf sebelumnya kali ya. Jadinya, sambil dengerin lagunya Dua – Kau atau Phantom – Pantaskah ya blog ini akhirnya terbuka lagi haha

Ya intinya, dalam waktu dekat ini mungkin blog ini akan tetap dalam kesendiriannya, dalam kedalamannya, dalam ketidakmunculannya ke ranah internet karena yang nulis jarang, udah gitu disimpen sendiri doang. Mungkin kalo yang nemu, beruntunglah haha tapi diem-diem aja ya, karena membuka diri itu bukan sesuatu yang gampang dan blog ini jadi sarana penulis membuka diri dengan menulis ke dirinya sendiri (atau kadang beberapa orang lain yang baca)

Terakhir, semangat dalam menjalani semua aktivitas. Hayo udah Desember, tahun depan mau ngapain nih? Jangan sampai kesalahan tahun ini terulang lagi ya, sayang tau hidup cuma satu kali:)

-axel ct-

Lorong Kehidupan

Hola semua!

Kalau di post sebelumnya, dari Januari ke Mei yang hampir Juni, sekarang dari Mei yang hampir Juni ke September. Duh maafin ya karena dasar orangnya males, jadinya meskipun ada beberapa kali niat nulis, ga bisa terealisasikan dengan baik deh.. Jangan ditiru ya, haha.. Nah, malam ini sebenernya emang lagi pengen nulis aja dan kebetulan depan laptop, jadinya yaudah nulis aja dan muncullah di blog ini lagi hoho..

Aku berjalan menyusuri lorong kehidupan
Sekali-kali aku melirik ke belakang
Di sana, aku melihat banyak kenangan yang kulewati
Kenangan yang bermacam-macam bentuknya

Aku terus berjalan menyusuri lorong itu
Lorong yang penuh tantangan
Tantangan yang berbeda tiap individunya
Tantangan yang bahkan aku sendiri tak paham

Terkadang aku suka untuk berhenti sejenak
Berhenti untuk sekadar duduk-duduk
Atau bahkan memberanikan diri melihat ke belakang
Karena percayalah, melihat masa lalu bukan hal yang mudah

Lorong itu sangat unik
Di satu sisinya, dia sangat gelap dan kelam
Di sisi lainnya, dia terang bersinar dan bercahaya
Lorong itu dinamis

Aku kembali bangkit dan mencoba berjalan
Berjalan menyusuri lorong kehidupanku
Mencoba mencari bentuk kenangan yang baru
Mencoba menantang jalan yang terbentang didepanku

Karena aku sadar,
Dengan duduk dan menoleh kebelakang,
Aku hanya akan melepas penat sesaat
Dan aku tidak akan pernah maju kedepan

Udah lama banget ga berpuisi lagi. Mungkin karena dituntut kesibukkan dan segala macam kegiatan lainnya. Rasanya gatal tangan ini untuk kembali menorehkan kata-kata yang (harapannya) indah dan bermakna. Puisi itu lucu loh, kata-kata yang tertuang di dalamnya bisa multi tafsir, kadang malah bisa to the point.

Nah, semangat buat kalian yang masih sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Tetap jaga kesehatan, jangan lupa makan! Percayalah apa yang kalian lakukan akan membentuk kalian menjadi manusia yang terbaik menurut definisi kalian masing-masing

Salam,

-axel ct-

Mimpi dan Tahun Kedua

Dari Januari ke Mei (yang bahkan hampir Juni). Ga berasa udah 5 bulan lebih ga nulis lagi haha.. Maafkan penulis yang ga sempet nulis ini ya. Semoga tulisan ini jadi penghibur bagi yang udah nunggu post ya (gapapa geer, yang penting pede haha)

Hidup itu berjalan dengan cepat loh kawan-kawan dan teman-teman semuanya. Ga nyangka bentar lagi udah bulan Juni, yang dimana sebentar lagi penulis berulang tahun (makin tua deh haha). Gimana? Apakah kalian sudah menjalani hidup dan mengejar mimpi-mimpi kalian? Ingatlah, ga ada kata terlambat untuk memulai. Jangan juga merasa berkecil hati karena mimpi yang kamu mungkin rangkai dengan kata-kata atau esai ketika SD atau mungkin mimpi yang kamu ucapkan dengan spontan ketika dulu guru TKmu bertanya tentang mimpimu. Jangan lupakan itu dan pegang mimpi itu, karena mimpimu adalah penguat hidupmu yang paling hebat (selain doa dan orang-orang di sekitarmu tentu saja).

Ya, saat ini diriku udah semester 2 perkuliahan, dan bahkan sebentar lagi semester 3. Ketemu lagi teman-teman baru yang hebat, bahkan seringkali lebih hebat daripada penulis sendiri haha. Selain itu, tandanya bentar lagi udah jadi senior. Tantangan yang ga gampang sebenarnya karena senior itu pasti jadi panutan dan saya merasa belom sepenuhnya bisa menjadi seorang panutan.

Mungkin sekian dulu tulisannya, maaf ini tulisan ga penting banget haha. Semoga terhibur yaa

 

Salam,

 

-axel ct-

Melangkahi Bumi

Ketika kutatap langit biru
Disana terdapat banyak awan putih
Berjalan beriringan dan bersamaan
Atau bahkan bergandengan tangan secara diam-diam

Ketika angin sepoi-sepoi berhembus
Saat itu pulalah sang daun menyambut
Bergerak mengikuti kemana arah angin bertiup
Bagaikan kangen bertemu setelah lama tak jumpa

Ketika aku berjalan menyusuri pantai
Saat itu kulihat berjuta-juta pasir
Pasir yang selalu siap ketika laut datang
Menjemput mereka untuk bermain bersama di lautan

Tapi entah kenapa
Ketika kususuri jalan setapak
Tanah-tanah tampak tidak bahagia
Karena diriku merusak kebersamaan mereka

Kadang aku bermimpi
Mimpi dimana aku adalah lautan
Lautan yang terbentang luas
Yang menerima semuanya dengan penuh keberanian

Kadang pula aku berangan
Bahwa aku adalah langit biru
Langit yang menaungi setiap manusia
Langit yang tidak pernah lelah untuk melindungi

Pernah pula aku menggumam
Memiliki sahabat bagaikan daun merindukan angin
Berbagi keceriaan, canda tawa, dan kegembiraan
Menorehkan senyum ketika keduanya bertemu

Tapi, kembali lagi mimpi adalah mimpi
Ketika aku kembali ke dunia ini
Aku pun tersadar akan satu hal yang pasti
Aku, hanyalah seorang manusia yang menyusuri jalan setapak

-axel ct-

Lagi Banyak yang Bisa Di-post-kan

Haloo semuanya:) ga terasa yaa bentar lagi udah taon baru lagi hehe.. Ya, kadang waktu berlari lebih cepat dari apa yang bisa kita bayangkan ya hehe..

Pertama-tama, turut berduka cita untuk semua korban pesawat AirAsia yang baru jatuh. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan kuat ya. Tuhan gaakan ngasih cobaan lebih dari apa yang kita mampu kok:)

Kedua, udah mau taon baru nih.. Kira-kira pada punya resolusi buat taon baru ga nih? haha sehari sebelum tahun baru biasanya adalah saat orang dimana melihat kembali perjalanan setahun yang telah berlalu dan bersiap menyongsong hari dan tahun yang baru. Taon lalu, mungkin gua sempet me-review sedikit tentang apa yang udah gua lakukan selama setahun. Taon ini engga yaa maaf😦 hehe soalnya sejujurnya gua adalah salah satu ornpang yang hampir gapernah buat resolusi taon baru. Emm jadi yaa gimana bisa tercapai kalo dibuat aja engga haha.. Eh tapi gua ga menyarankan yang laen untuk ga bikin loh, resolusi taon baru itu baik banget buat jadi indikator keberhasilan kita selama tahun itu, mungkin bisa disertai dengan reward dan punishment juga hehe..

Ketiga, hidup itu selalu unik. Kadang ia menampar kita ketika kita merasa tenang, kadang hidup juga yang menguatkan kita dalam kelemahan kita. Jadi, jangan pernah lelah sama hidup ya kawan-kawan, masih banyak yang mengingingkan hidup itu. Semangaaat😀

Terakhir banget nih, semoga cita-cita kalian di tahun yang baru tercapai yaa:) jangan cuma diwacanakan doang, ayo dilakukan! Segala sesuatu gaakan bisa berhasil kalo gaada yang memulai:)

Salam,

-axel ct-